Kolesterol Bikin Disfungsi Ereksi


Kolesterol tinggi tak hanya mengundang efek negatif pada pembuluh darah di jantung dan otak, tetapi juga penis Anda. Berbagai penelitian di bidang kedokteran telah membuktikan bahwa kolesterol tinggi dapat menyebabkan disfungsi ereksi. Selain itu, kolesterol yang tinggi biasanya juga terkait dengan obesitas, demikian seperti ditulis laman klikdokter.
Kondisi obesitas sendiri juga dapat menghambat kesuburan pada pria serta mengurangi libido. Hal ini dikarenakan kadar hormon testosteron pada pria dengan obesitas dan kolesterol tinggi, relatif lebih rendah dibandingkan pria normal.
Penis dapat berereksi setelah adanya stimulasi seksual, baik dari sentuhan ataupun dari pikiran. Adanya rangsangan tersebut membuat tubuh mengeluarkan zat kimia yang dapat menyebabkan pelebaran pembuluh darah arteri dalam penis.
Pembuluh darah yang melebar menyebabkan penis terisi darah sehingga ukuran penis bertambah dan penis menjadi keras. Ereksi akan berkurang setelah stimulasi dihentikan atau setelah terjadi orgasme.
Lalu, mengapa kolesterol tinggi memicu masalah ereksi? Banyaknya kolesterol “jahat” (LDL) dalam darah dapat menyebabkan plak pada pembuluh darah. Hal ini diakibatkan oleh menempelnya kolesterol “jahat” pada dinding pembuluh darah, yang kemudian menghambat aliran pembuluh darah. Dalam dunia kedokteran, kondisi ini dikenal dengan istilah aterosklerosis. Aterosklerosis dapat dipicu oleh berbagai hal, dan salah satu penyebab yang paling sering adalah kadar kolesterol yang tinggi dalam darah.
Nah, jika sumbatan terjadi pada pembuluh darah menuju penis, aliran darah ke penis juga akan menurun sehingga dapat membuat penis sulit ereksi atau disfungsi ereksi. Makin tinggi kadar kolesterol LDL, makin parah pula penyumbatan pembuluh darah penis sehingga dapat menyebabkan impotensi.
Selain itu, kolesterol tinggi dapat menyebabkan tubuh sulit memproduksi zat penting untuk merangsang terjadi ereksi, yaitu nitrit oksida. Nitrit oksida berfungsi untuk melebarkan pembuluh darah. Kurangnya nitrit oksida juga menyebabkan aliran darah menuju penis tidak maksimal.
Disfungsi ereksi akibat tingginya kadar kolesterol dapat disembuhkan. Meski demikian, ini tergantung pada seberapa parah derajat aterosklerosis dan kerusakan pembuluh darah Anda. (opi)