Isi Daya Smartphone Hanya 7 Detik


Teknologi charging berkembang semakin pesat. Peneliti dari Eropa mengatakan, dua tahun mendatang baterai smartphone bisa terisi penuh hanya dalam waktu tujuh detik saja. Ini dimungkinkan dengan bantuan graphene yang disebut sebagai material ajaib. Graphene dikenal memiliki potensi besar dalam mengembangkan kemampuan baterai smartphone.
Sejumlah aspek yang diperkirakan dapat ditingkatkan adalah kemampuan penyimpanan energi, ketahanan baterai, serta kecepatan pengisian daya. Aspek yang disebutkan terakhir, telah menarik perhatian sejumlah ilmuwan dalam beberapa waktu terakhir. Beberapa dari mereka yang meneliti graphene percaya bahwa material ini mampu menambah kecepatan perpindahan daya antara sumber energi dengan baterai secara signifikan.
Bahkan, sejumlah peneliti memperkirakan kemampuan tersebut membuat graphene mampu mengisi daya baterai hanya dalam waktu tujuh detik.
Hal ini pun diamini Kari Hjelt, Head Innovation Graphene Flagship, sebuah firma penelitian dari Eropa. "Ini akan terwujud hanya dengan memakan waktu sekitar dua tahun," ujarnya sebagaimana dikutip dari CNET, Jumat (16/3).
"Graphene merupakan material yang masih muda. Jadi sebenarnya kami cukup terkesan dengan perkembangan yang ditunjukkannya hanya dalam waktu 14 tahun terakhir," sambungnya.
Graphene adalah sebuah lapisan tipis dari atom karbon murni yang dihasilkan dengan mengekstrak grafit. Proses tersebut pertama kali berhasil dilakukan pada 2004 lalu.
Salah satu kemampuan dari material tersebut adalah kekuatannya yang 200 kali lipat dibandingkan baja. Meski begitu, graphene lebih ringan dari kertas pada umumnya, sekaligus membuatnya kerap disebut sebagai material ajaib.
Saat ini, Graphene Flagship brupaya mencari cara untuk membawa material tersebut ke pasaran. "Ini akan sangat menjanjikan, baik bagi Eropa maupun untuk bisnis," pungkas Hjelt. (kne/opi)