Jangkrik Cegah Sembelit


Di Indonesia, jangkrik belum umum dikonsumsi. Hanya beberapa daerah saja yang warganya menjadikan jangkrik sebagai salah satu kudapan.  Bagi mereka, jangkrik binatang yang menjijikkan.
Lain halnya di Thailand. Jangkrik sudah menjadi makanan yang lazim dikonsumsi. Bahkan, di tempat-tempat wisata yang banyak dikunjungi turis asing, jangkrik dijajakan dalam berbagai olahan. Ada yang digoreng menjadi kripik, dioven, hingga dicampur dengan aneka sayuran berkuah.
Terlepas bahwa jangkrik menjijikkan atau tidak, ternyata jangkrik memiliki beberapa manfaat. Salah satunya mencegah sembelit dan gangguan pencernaan lainnya.
Berdasarkan sebuah penelitian di Universitas Wisconsin disebutkan jangkrik adalah jenis serangga yang dapat membantu meningkatkan kesehatan usus seseorang saat dikonsumsi. Sebab, jangkrik diklaim menjadi sumber serat yang bermanfaat bagi bakteri di dalam usus.
Studi itu melibatkan beberapa sukarelawan yang mau makan jangkrik. Paling tidak serangga itu digoreng renyah dan dibumbui. Penelitian tersebut dilakukan selama beberapa waktu.
Responden diperiksa kondisinya saat sebelum dan sesudah makan jangkrik. Mereka dites seputar metrik kesehatan, sampel tinja, serta para peneliti mengumpulkan sampel darah relawan.
Dilansir dari Thehealthsite, Selasa (6/8), temuan mengungkapkan bahwa relawan mengalami pengurangan protein inflamasi dan peningkatan enzim, yang terkait dengan kesehatan usus. Ada dorongan yang meningkatkan pertumbuhan bakteri baik dalam usus. Ini fungsinya hampir mirip seperti makan yoghurt.
Nah, sebelum ada studi ini banyak orang tidak tahu efek baik  makan jangkrik. Karena selama ini makanan yang lebih dikenal sebagai sumber serat adalah aneka sayuran dan buah. Seperti apel, semangka, buah naga, pisang, pir, melon, jeruk, kacang-kacangan, biji-bijian, aneka sayuran hijau, wortel, kembang kol, labu dan sebagainya.
Selain baik untuk sistem pencernaan, jika Anda rajin konsumsi makanan bersumber serat itu juga akan dapat menghilangkan risiko diabetes tipe 2, stroke, dan penyakit kardiovaskular. Lebih penting lagi, jika Anda rutin menyertakan makanan kaya serat setiap hari, pasti akan mampu menurunkan berat badan. (FOTO: PETERNAKJANGKRIKTULUNGAGUNG)